Tampilkan postingan dengan label Akuntansi Keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akuntansi Keuangan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 April 2019

PIUTANG USAHA


Piutang timbul dari transaksi penjualan barang dan jasa secara kredit. Istilah piutang usaha mencakup klaim perusahaan atas uang, barang dan jasa terhadap pihak-pihak lain. Piutang dicatat dengan mendebit pada akun Piutang Usaha (accounts receivable).
Klasifikasi Piutang :
1. Piutang yang tidak didukung dengan janji tertulis disebut Piutang Usaha
2. Piutang yang didukung oleh janji tertulis adalah Piutang Wesel.
Piutang Usaha
Adalah piutang yang timbul dari penjualan barang atau jasa perusahaan secara krediit, dalam rangka kegiatan usaha perusahaan.
Penilaian Piutang
Piutang dinyatakan sebesar jumlah bruto tagihan dikurangi dengan taksiran jumlah yang tidak dapat diterima.
Faktor-faktor yang menyebabkan berkurangnya nilai piutang adalah piutang yang tidak dapat ditagih. Akuntansi ntuk mencatat piutang yang tidak tertagih ada dua pencatatan :
1. Metode Pencatatan Langsung
Kerugian piutang diakui pada saat benar-benar terjadi piutang tidak dapat ditagih.
TANGGAL
AKUN & KET
REF
D
K

Kerugian Piutang

Rp. xxx


                 Piutang Usaha


Rp. xxx
2. Metode Cadangan / Taksiran
Pada akhir periode dilakukan penaksiran jumlah kerugian piutang.
TANGGAL
AKUN & KET
REF
D
K

Kerugian Piutang

Rp. xxx


       Cadangan K. Piutang


Rp. xxx

Minggu, 31 Maret 2019

Perbedaan Pendapatan dan Keuntungan dalam Akuntansi

Dalam percakapan sehari-hari biasanya pendapatan dan keuntungan sering disalahartikan atau justru disamakan. Pada dasarnya, kedua hal tersebut benar-benar berbeda dalam pengertian persamaan dasar akuntansi. Kesalahan dalam penggunaan kata terkadang menyebabkan kebingungan bagi para pemula dalam investasi dan usaha. Perbedaan pendapatan dan keuntungan sesuai hakikat akuntansi harus diketahui. Pendapatan dan keuntungan mengacu pada uang yang dihasilkan perusahaan karena mungkin ada perusahaan yang menghasilkan pendapatan, tetapi memiliki kerugian bersih. Hal ini terjadi saat utang atau pengeluaran lebih besar atau melampaui pendapatan. Penjelasannya sebagai berikut.
ads
1.  Pengertian Pendapatan dan Keuntungan
a.  Pengertian Pendapatan
Pendapatan adalah jumlah total dana yang dihasilkan dari penjualan barang atau jasa yang menjadi kegiatan operasional utama perusahaan. Jika sebuah perusahaan menjual sepatu berarti pendapatan atau uang yang dihasilkan berasal dari penjualan sepatu sebelum menghitung biaya. Jika perusahaan tersebut juga memperoleh pendapatan dari investasi atau kegiatan lainnya berarti pendapatan tersebut tidak dianggap pendapatan karena bukan berasal dari penjualan sepatu. Pendapatan tambahan dari berbagai jenis biaya harus diperhitungkan dan dicatat secara terpisah.
b.  Pengertian Keuntungan
Keuntungan yang biasa disebut laba bersih adalah jumlah pendapatan yang tersisa setelah dikurangi semua biaya, utang, aliran pendapatan tambahan, dan biaya operasional. Istilah keuntungan muncul dalam konteks laba kotor dan laba operasi yang berada di antara garis atas dan bawah. Laba kotor adalah pendapatan yang telah dikurangi biaya pokok penjualan (HPP). Laba operasi adalah laba kotor dikurangi semua biaya tetap dan variabel lainnya yang berhubungan dengan operasi bisnis seperti sewa, utilitas, dan gaji.

Aktiva dan Passiva


Dalam konsep dasar akuntansi terdapat istilah aktiva dan pasiva yang harus dipahami. Banyak orang awam yang kurang paham tentang kedua hal ini sehingga harus memahami lebih lanjut agar tidak tertukar komponen-komponen aktiva dan pasiva yang juga termasuk transaksi bisnis perusahaan. Perbedaan aktiva dan pasiva dalam hakikat akuntansi sebagai berikut.
1. Pengertian Aktiva dan Pasiva
Aktiva atau harta ialah sumber daya ekonomi perusahaan untuk menjalankan kegiatan operasional yang meliputi biaya-biaya transaksi sebelumnya dan memiliki mafaat pada masa yang akan datang. Harta perusahaan berupa kelancaran (likuiditas) yang terdiri dari harta lancar, investasi jangka panjang, harta tetap, harta tak berwujud, dan harta-harta lainnya. Rumus harta adalah H(harta) = U(utang) + M(modal).
Pasiva ialah pengorbanan ekonomi yang harus dilakukan oleh perusahaan pada masa yang akan datang. Pengorbanan ini menjadi pengertian kewajiban dalam akuntansi yang terdiri dari utang lancar dan utang jangka panjang. Pasiva (liabilities) sesuai dengan jangka waktu atau umur terdiri dari utang jangka pendek (current liabilities) dan utang jangka panjang (long term liabilities).